Hari Perempuan Sedunia

Posted on March 7th, 2014 in Ma' News by taufiq

womens day menangis

8 Maret: Happy International Women’s Day

Hari Perempuan Sedunia, diperingati setiap tanggal 8 Maret. Ini adalah sebuah hari besar yang dirayakan di seluruh dunia untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial. Perayaan ini juga memperingati peristiwa tragis dalam tragedi kebakaran di Pabrik Triangle Shirtwaist, New York pada tahun 1911 yang mengakibatkan 140 orang perempuan tewas.

Selain itu, gagasan untuk memperingati hari Perempuan Sedunia sesungguhnya telah berkembang sejak seabad yang lalu di saat dunia industri sedang dalam masa pergolakan, laju pertumbuhan penduduk meningkat, dan bermunculan berbagai paham radikal.

Beberapa peristiwa penting yang mengiringi lahirnya Hari Perempuan Sedunia adalah sebagai berikut:

  • Periode Tahun 1909:

Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama kali diperingati pada tanggal 28 Februari di Amerika Serikat. Hari tersebut kemudian terus diperingati kaum perempuan pada setiap hari minggu terakhir bulan Februari sampai tahun 1913.

  • Periode Tahun 1910:

Pertemuan kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memiliki Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia. Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Pada saat itu, mereka belum memutuskan pada tanggal berapa peringatan hari tersebut akan diadakan.

  • Periode Tahun 1911:

Sebagai tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil setahun yang lalu, Hari Perempuan Seduani untuk pertamakalinya diperingati (pada tanggal 19 Maret) di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss, dimana lebih dari sejuta perempuan dan laki-laki bersama-sama turun kejalan. Selain hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan , mereka menuntut hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan.

Kurang dari seminggu sejak peringatan tersebut, pada tanggal 25 Maret terjadi insiden tragis di New York yang menewaskan lebih dari 140 buruh perempuan yang kebanyakan adalah imigran asal Italia dan Yahudi. Kejadian ini sangat mempengaruhi peraturan perburuhan di Amerika Serikat dan kondisi kerja yang menyebabkan insiden ini terjadi kemudian dikecam habis-habisan selama peringatan Hari Perempuan Internasional tahun berikutnya.

  • Periode Tahun 1913-1914:

Sebagai bagian dari upaya perdamaian yang berkembang selama berlangsungnya Perang Dunia I, perempuan Rusia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu terakhir bulan Februari 1913. Di belahan Eropa lainnya, sekitar tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan berunjuk rasa untuk memprotes perang dan sebagai ungkapan solidaritas kepada kaum perempuan di manapun.

  • Periode Tahun 1917:

Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, perempuan Rusia kembali turun ke jalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan “Roti dan Perdamaian”. Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan. Dan sejarah mencatat bahwa empat hari kemudian, Czar (raja) turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.

Hari bersejarah itu adalah tanggal 23 Februari pada Kalender Julian di Rusia atau bertepatan dengan tanggal 8 Maret pada Kalender Gregorian (Kalender Masehi).

Pada tahun 1910-1920an Hari Perempuan Internasional juga dirayakan di negara Barat, namun setelah itu tak terdengar gaungnya. Perayaan ini kembali bangkit saat tumbuhnya feminisme di tahun 1960. Selanjutnya pada tahun 1975, PBB mengambil inisiatif memelopori kembali peringatan Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret. Sejak saat itu Hari Perempuan Sedunia diperingati oleh perempuan di seluruh dunia.

“Selamat Hari Perempuan, Duhai Wanita Sedunia”. (fiq)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.