Makna minal ‘aidin wal faizin

Posted on September 30th, 2009 in IslaMy by taufiq

Sering kita baca, tulis, ucap, atau dengar kalimat Selamat Idul Fitri  yang kemudian diikuti dengan beberapa kalimat berbahasa Arab seperti, Minal ‘aidin wal faizin. Ucapan atau kalimat itu muncul setiap tahun, dan yang pasti .. sangatlah tidak asing bagi kita. Tak sedikit para ulama dan ustadz yang memberikan tausiyah terhadap kalimat-kalimat ini. Melalui postingan ini saya ingin mengingatkan kembali tentang definisi kalimat-kalimat tersebut agar tak ada lagi kekeliruan penafsiran terhadap arti dan makna sesungguhnya dari kalimat-kalimat seperti yang berikut ini : 

  • Rasulullah biasa mengucapkan taqobbalallohu minna wa minkum kepada para sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.
  • Beberapa sahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya puasaku dan puasa kalian. Jadi, ucapan ini bukanlah dari Rasulullah, melainkan dari para sahabat.
  • Ucapan minal ‘aidin wal faizin tidak pernah dicontohkan, ini adalah budaya orang Indonesia. Selama ini terjadi salah kaprah oleh karena ucapan tersebut sering diikuti dengan kalimat “mohon maaf lahir dan batin”, padahal arti sesungguhnya demikian: ‘aidin berarti kembali, faizin berarti menang, kalo dirangkaikan maksudnya adalah semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang kembali (fitrah) serta termasuk ke dalam golongan orang-orang yang meraih kemenangan karena berhasil melawan hawa nafsu dan berhasil melaksanakan semua ibadah di bulan Ramadhan.

Semoga dengan membaca ini, kita akan teringat kembali tentang arti dan makna sesungguhnya dari kalimat yang sering diucapkan dalam nuansa Lebaran itu.

Kita ketahui bersama sekarang, bahwa kalimat ucapan berbahasa Arab di Idul Fitri itu adalah do’a, bukan pemintaan maaf lahir dan batin. Akhirnya perkenankan saya mengucapkan Mohon maaf lahir dan batin, atas segala kesalahan dan kekhilafan saya, baik sengaja maupun yang tidak saya sengaja.

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang meraih kemenangan, dan semoga kita benar-benar kembali fitrah. Amiin yaa robbal ‘alamin.

Post a comment

You must be logged in to post a comment.