Kilau Dunia

Posted on July 18th, 2008 in Syi'ar Jum'ah by taufiq

Dunia ini indah. Tentu semua dari kita tahu. Siapa sih yang tidak terpesona melihat indahnya alam ini ?, gunung yang begitu tinggi besar menjulang, lautan luas tanpa batas berhiaskan ombak membilas, di dalamnya ada ikan yang beraneka-ragam, setiap pagi tetesan embun bercahaya diterpa sinar matahari, riuh kicau burung bernyanyi, sawah, ladang, hutan yang subur. Wow … niscaya semua itu pastilah akan membuat manusia terlena untuk ingin menguasainya, belum ditambah lagi kenikmatan dunia lainnya.

Namun dibalik semua itu, sebenarnya hanyalah sekedar tanda yang harus dibaca dan dipahami bahwa untuk apa sih manusia diturunkan di kehidupan bumi ini ?. Dan sebetulnya semua itu bukanlah merupakan tujuan akhir. Adalah kebiasaan manusia, jika berpikir dan berbicara tentang dunia tidak akan pernah berhenti, sampai-sampai yang lainnya pun terlupakan. Padahal Allah menciptakannya hanya sekedar ayat atau tanda bagi manusia yang ingin mencapai kebahagiaan dunia akhirat.

Namun sayang kebanyakan mereka terpukau dan terpaku pada keinginan menguasai tanda tersebut sebanyak-banyaknya, sehingga tidak sampai pada hakikat yang sebenarnya. Manusia ingin menguasainya sebanyak-banyaknya, ia tidak merasa puas, inginnya terus menambah dan hidup bermegah-megahan. Allah melarang orang-orang yang hidup bermegah-megahan sehingga melalaikan Tuhannya.

 أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ {1} حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ {2} كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ {3} ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ {4} كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَعِلْمَ الْيَقِينِ {5} لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ {6} ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَاعَيْنَ الْيَقِينِ {7} ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ {8   

Artinya; “Bermegah-megahan menyebabkan kamu melupakan Allah sampai masuk ke liang kubur. Jangan begitu nanti kamu akan mengetahui. Kemudian jangan begitu nanti kamu akan mengetahui. Jangan begitu nanti kamu akan mengerti dengan pengetahuan yang yaqin. Kamu akan mengetahui neraka jahim” (QS. Al Takatsur : 1-8)

Larangan Allah kepada manusia yang hidup bermegah-megahan …dalam ayat di atas, disebutkan sebanyak tiga kali dengan kalimat “kalla”. Hal ini menunjukkan bahwa larangan tersebut sangat keras, dan menunjukkan bahwa hidup bermegah-megahan menjadikan pelakunya melupakan kewajiaban dirinya kepada sesama dan kewajiban dirinya kepada Allah. Ia menjadikan dunia ini sebagai tujuan akhir, padahal dunia seisinya hanya sekedar tanda yang akan menunnjukkan atau mengantarkan manusia mencapai tujuan hidupnya. Allah menciptakan manusia dan jin adalah untuk beribadah. Dan dalam beribadahnya harus ditujukan hanya kepada Allah semata.

Kalam Illahi yang merupakan ayat-ayat Allah, yang juga sangat mempesonakan, itu mengakibatkan sebagian kita hanya terhenti dalam pesona bacaan ketika ia dilantunkan, seakan-akan kitab suci itu hanya diturunkan untuk dibaca tanpa dipahami. 

Lantas … apa yang diperbuat manusia di dunia? Di dunia, mereka berebut harta, tahta dan bahkan memperebutkan wanita, kendati sebaliknya juga bisa, wanita memperebutkan pria. Apa sebenarnya yang diinginkan manusia? Mereka ingin hebat, glamour, berbangga-bangga dengan nikmat dan bahkan bermegah-megah dengan segalanya.

Post a comment

You must be logged in to post a comment.