Istighosah

Posted on July 12th, 2008 in Syi'ar Jum'ah by taufiq

Yaa hayyu yaa qayyuum birahmatika Astaghist“Ya Allah yang Maha Hidup, Ya Allah yang Maha Mengatur. Kumohon pertolongan dengan rahmat-Mu” (H.R. Tirmidzi) ; لَّا إِلَهَ إِلَّاأَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ …“Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”(QS. Al-Anbiya : 87)

Bacaan di atas adalah sebagian dari sekian banyak bacaan do’a dalam Istighosah. Sering kita mendengar dan menjumpai kegiatan Istighosah, baik di masjid-masijd, lapangan, halaman kantor, sekolah, dll. Adapun inti dari Istighosah itu adalah memohon pertolongan kepada Allah swt. agar diberi keselamatan, kebaikan, serta kemudahan atas segala permasalahan dalam hidup.

Istighosah pada awalnya berkembang pada masyarakat santri. Lambat laun istighosah merambah pada masyarakat umum. Istighosah biasanya dipimpin oleh seorang ulama, kiai, atau orang yang dianggap masih memiliki keturunan dengan nabi Muhammad saw. Atau biasa disebut dengan istilah habib atau habaib. Mereka akan membacakan doa-doa yang panjang dan lama.

Sebenarnya, bacaan-bacaan itu adalah do’a para nabi ketika mengalami kejadian yang sangat sulit dan sudah tidak mungkin lagi diupayakan oleh kemampuan manusia, antara lain adalah do’a Nabi Ibrahim a.s ketika dibakar hidup-hidup atas perintah raja Namrud ; juga do’a Nabi Yunus a.s ketika di dalam perut ikan paus, dan juga do’a Nabi Ayyub a.s yang menderita sakit parah yang bertahun-tahun tidak sembuh-sembuh ; serta do’a Nabi Muhammad saw di saat Perang Badar dimana pasukan pengikut nabi sangat sedikit berbanding 1:30 melawan tentara kafir Qurays plus tentara Roma.

Dengan membaca bacaan-bacaan do’a istighosah itulah para nabi itu menang dan selamat karena dilepaskan oleh Allah dari kesulitan itu dengan berbagai kejadian (mukjizat) yang sangat tak bisa dijangkau akal dan kemampuan manusia.

حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ … …..”Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (QS. Ali ‘Imran:173) ; نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ “Allah adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong”. (QS. Al Anfal : 40) … do’a ini diucapkan oleh Ibrahim tatkala dilemparkan ke dalam api, sehingga api itu tiba-tiba menjadi dingin dan tidak menghancurkan Ibrahim.

Dalam kurun waktu terkhir ini, istighosah menjadi sebuah trend baru dalam dunia pendidikan. Dengan proses yang sama, beberapa sekolah mengadakan istighosah bersama-sama antara siswa dan guru, ada juga yang mengundang orang tua wali murid. Memang kita menyadari, dalam perilaku dan segala aktifitas positif sehari-haripun, kita dituntut untuk selalu ingat serta memohon pertolongan kepada Allah swt.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan”.(QS Al-Fatihah : 5)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.