Berdo’a Itu Mulia

Posted on May 16th, 2008 in Syi'ar Jum'ah by taufiq

Disamping melaksanakan rutinitas sehari-hari sebagai bentuk ikhtiar fastabikhul khoirot, setiap umat muslim dituntut pula untuk selalu melaksanakan ibadah disamping ibadah utama Sholat dan Dzikir, yaitu berdo’a. Berdo’a adalah suatu tindakan yang mulia, dan do’a merupakan suatu ibadah bagi seorang muslim. Bagi siapa yang tidak mau beribadah, maka dia pasti tidak akan mau berdo’a, seperti firman Alloh swt dalam Al-Qur’an yang artinya demikian : 

“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku, akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina” (QS. Al-Ghafir : 60)

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Ketika seorang mu’min berdo’a, maka do’anya tak akan pernah sia-sia, dan pasti dikabulkan sebagaimana janji Alloh yang tercantum dalam ayat-ayat di atas.

Alloh swt mengabulkan do’a seorang mu’min melalui 3 (tiga) cara :

  1. Alloh mengabulkan do’a seseorang seperti yang diminta. Tak jarang kita temui dalam kehidupan sehari-hari do’a yang kita panjatkan dikabulkan persis seperti yang kita harapkan.
  2. Alloh mengabulkan do’a tidak seperti yang diminta, namun menggantinya dengan yang lebih baik. Alloh Maha Tahu, bahwa ada yang lebih baik dari apa yang dimintanya, lalu Alloh mengabulkannya dengan yang lebih baik.
  3. Do’a-do’a yang dipanjatkan itu tidak dikabulkan di dunia, maka Alloh akan menggantinya dengan balasan-balasan kebaikan di akhirat, oleh karena itu jangan enggan untuk berdo’a.

Post a comment

You must be logged in to post a comment.